beberapa cara merawat motor

TIPS-MERAWAT-MOTOR-BIAR-AWAT-DI-MUSIM-HUJAN

TIPS MERAWAT MOTOR BIAR AWET DI MUSIM HUJAN

beberapa cara merawat motor

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Arahmedia.com -MUSIM hujan sampai dengan  akhir januari 31-1-2019 masaih terus di rasakan masyarakat wilayah indonesia.hal ini tidak menutup kemungkinan aktivitas berlalu lintas di jalan akan kebasahan air hujan yang menimbulkan kendaraan yang di kemudi butuh perawatan instensif , merawat motor harus ekstra keras, pasalnya kalau tidak dirawat kendaraan motor akan mudah  rusak. Makanya pemilik motor harus merawat motor dengan baik dan juga benar, kita harus pintar-pintar merawat motor karena jika kita lalai bisa jadi akan membahayakan diri si pengendara.

Nah, bagi Anda penguna kendaraan sepeda motor dimana masih masih bingung untuk merawat motor pada musim hujan, berikut ini beberapa tips merawat motor di saat musim hujan :

1. Cuci motor

Setelah motor digunakan berkendara di tengah guyuran hujan, sebaiknya Anda mencucinya. Meski tak punya banyak waktu, sebaiknya Anda sempatkan untuk mencucinya Meskipun hanya mengguyur seluruh bodi dan bagian-bagian penting lainnyaSelain untuk menjaga penampilan, mengguyur dan mengeringkan badan motor tersebut juga untuk mencegah timbulnya karat.

2. Ban

Setelah selesai menerobos genangan air hujan, sebaiknya Anda memeriksa tekanan air ban. Pastikan besaran tekanan itu sesuai dengan standar pabrikan.Ban yang tekanan anginnya kurang dari standar, sangat rentan cepat aus. Pasalnya, dengan tekanan kurang, maka permukaan telapak ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan semakin banyak.Pada saat seperti itu, tarikan motor jadi berat dan biasanya pengendara menarik tuas gas lebih kuat. “Akibatnya, gesekan pun semakin kuat. Di situlah ban cepat tipis atau gundu.Kemudian menjaga tekanan angin, sebaiknya juga mencuci ban. Sikat bagian telapak dan dinding samping ban. Hal ini selain untuk menghilangkan unsur asam yang ada di air hujan, juga unsur lain seperti lumpur atau kotoran yang menempel di ban.Beberapa kotoran seperti bekas deterjen, oli, minyak tanah, bensin, yang sebelumnya tumpah di jalan bisa terbawa atau berada di genangan air hujan. Unsur-unsur yang ada di zat itu memicu karet ban cepat getas.

3. Rantai

Bagian lain dari motor yang rawan bermasalah setelah dikendarai di tengah guyuran hujan adalah rantai. Terlebih motor yang tidak menggunakan tutup rantai. Air hujan yang bersifat asam memicu terjadinya karat pada peranti itu.Pada sisi lain, setelah melibas lubang yang tertutup genangan air hujan, rantai juga kendur. Oleh karena itu, kencangkan setelan rantai sesuai dengan standar. Kemudian lumasi rantai dengan grease.“Sebaiknya menggunakan pelumas grease karena selain tidak menyiprat, juga awet, meski terguyur hujan.Kendurnya rantai juga memicu gigi gir cepat tumpul atau patah. Sebab, ketika pengendara menarik tuas, rantai seolah dientak ke ger.

4. Kanvas rem dan piston cakram rem

Kanvas rem terbuat dari bahan asbes. Bahan tersebut bila banyak terkena air akan menggelembung dan mengeras pada saat kering.Akibatnya, rem terasa keras pada saat pedal rem diinjak atau bahkan muncul suara mendecit atau suara keras lainnya. “Oleh karena itu, setelah motor dicuci dan dibersihkan, jalankan motor dan sering-sering menginjak pedal rem agar kanvas benar-benar kering.Begitu pun dengan rem cakram di roda depan. Rem cakram bersifat terbuka. Padahal saat dipacu kencang di tengah guyuran hujan, kotoran menempel pada kanvas rem maupun piston.Bila itu terjadi, maka kinerja dua komponen itu tidak akan optimal. Oleh karena itu, sangat disarankan membersihkan keduanya dari kotoran setelah digunakan di tengah guyuran hujan. “Anda membersihkannya dengan tiupan angin bertekanan tinggi.

5. Busi

Setelah motor selesai digunakan, sebaiknya Anda mencabut cop atau karet penutup busi kemudian tiup dan lap dengan air bersih. Begitu pula dengan kabel busi serta businya.

6. Kotak saringan udara

Udara merupakan unsur penting untuk pembakaran bahan bakar di ruang bakar mesin. Bila peranti ini basah karena air hujan masuk atau merembes ke dalamnya, maka udara akan bercampur embun.Akibatnya, pembakaran pun tak sempurna dan motor mogok. Oleh karena itu, bersihkan dan keringkan perangkat itu bila motor telah digunakan di tengah guyuran hujan. “Bagi motor yang dilternya dilepas, sebaiknya dipasang kembali.

7. Knalpot

Pada umumnya, bagian dalam knalpot dan leher knalpot akan keropos bila banyak kotoran menempel di bagian itu. Terlebih bila kotoran tersebut bercampur dengan air hujan.Oleh sebab itu, bila motor telah melibas genangan air hujan atau banjir dan air hujan masuk knalpot, sebaiknya air dikeluarkan. Setelah motor dicuci bersih, panasi mesin. Setelah itu, semprotkan oli ke dalam bagian knalpot dan olisi bagian leher knalpot dengan grease. Kemudian panasi lagi mesin motor sekitar 5 menit.

8. Jari-jari roda

Gunakan lap bersih untuk mengkeringkan jari-jari roda yang kebasahan. Bila tidak, jari-jari pada velg motor akan keropos. Keropos pada velg memang tidak tampak di luar, tapi terjadi di dalam velg.

9.Rem Depan / Belakang

Seringkali rem akan bunyi apabila basah terkena air, amplas kanvas rem dan tromol agar rem lebih pakem dan menghindari bunyi.

10.Kabel Body
Hindari kabel body dan socketnya dari air karena bisa mengakibatkan konslet sehingga bisa merusak komponen kelistrikan.

semoga tips ini bermanfaat.

tonton juga:

Editor: Sukar Asmo Djati

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *