fbpx

BANJIR MADIUN

CURAH-HUJAN-TINGGI-MADIUN-DILANDA-BANJIR

CURAH-HUJAN-TINGGI-MADIUN-DILANDA-BANJIR WARGA MASYARAKAT MENGUNGSI

BANJIR MADIUN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Arahmedia.com-Hujan deras menguyur wilayah jawa timur sejak selasa sore hingga rabu dini hari mengakibatkan banjir bandang melanda tiga kecamatan di wilayah madiun.kondisi banjir dirasakan dibeberapa wilayah antara lain kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun, Rabu (6/3/2019). Puluhan rumah di kecamatan itu terendam air hingga sekitar lima meter.

Dandim 0803 Letnan Kolonel Nur Alam Sucipto mengatakan ada tujuh desa di tiga kecamatan di Kabupaten Madiun yang terendam banjir. Ketinggian air hingga mencapai 5 meter.”kemudian Ada tujuh desa yang mengalami terendam banjir,” kata dia kepada wartawan di Desa Purworejo, Kecamatan Pilangkenceng, Rabu.

Kondisi banjir di  Kabupaten Madiun, Paling parah yakni di Kecamatan Pilangkenceng yaitu ada lima desa. Sementara dua kecamatan lainnya ada di Kecamatan Saradan dan Kecamatan Balerejo.

“yang paling parah yaitu di Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, dengan ketinggian mencapai 5 meter,” kata dia.Lima desa di Kecamatan Pilangkenceng yaitu di Desa Kedungrejo, Desa Wonoayu, Kedungmaron, Gandul, dan Purworejo.Pantauan Madiunpos.com di Desa Purworejo, puluhan rumah masih terendam air hingga ketinggian mencapai 2 meter. Warga pun terlihat di luar untuk menyelamatkan diri.

kemudian warga masyarakat yang terdampak bencana alam yaitu banjir mengugsi di tempat yang aman salah satunya beberapa warga masyarakat kecamatan balarejo kabupaten madiun.

pengungsi korban banjir kecamatan balerejo kab.madiun

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

para pengungsi mendapat kunjungan langsung gubernur jawa timur Khofifah Indar Parawansa meninjau langsung banjir di Madiun. Pagi ini, dengan naik perahu karet, Khofifah menyusuri wilayah yang terkena banjir salah satu desa di Kecamatan Balerejo.

relawan banjir madiun

Sampai Kamis (7/3/2019) pagi ini, genangan banjir yang disebabkan meluapnya sungai Glonggong di KM 604-603 Tol Ngawi-Kertosono-Kediri mencapai 80 cm. AKP Bambang Kanit PJR Jatim 6 mengatakan, kendaraan yang sudah terlanjur mengantre diputarbalikkan keluar Caruban. Kendaraan yang sejak semalam terjebak sudah diarahkan untuk putar balik oleh anggota PJR. Saat ini, antrean kendaraan terpantau sekitar 300 meter didominasi kendaraan pribadi. Kendaraan yang turun dari exit tol Caruban bisa melanjutkan naik di tol Madiun.

 

 

 

 

 

 

 

Editor: Sukar Asmo Djati

tonton juga:

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *